Pertanggalan : Antara 900 M – 1500 M
Terdapat tiga pendapat yang masih diperdebatkan mengenai fungsi miniatur lumbung padi atau miniatur rumah ini yaitu :
- Sebagai benda upacara penghormatan nenek moyang
- Sebagai sarana pemujaan terhadap Dewi Sri sebagai dewi kesuburan dengan cara ditempatkan di dekat sawah
- Sebagai sarana yang berhubungan dengan penguburan
Miniatur rumah dengan atap berbentuk pelana dan terdapat tulisan Jawa Kuna yang sudah agak aus. Di antara atap dan tubuh terdapat pelipit melingkar yang berjumlah tiga buah. Pada salah satu sisi tubuh terdapat cerukan mirip dengan pintu (pintu semu) yang berbentuk empat persegi panjang. (*)
KOLEKSI MUSEUM PERADABAN PONOROGO

