BOGOR – Sebanyak 45 orang dari Pemerintah Desa Kabupaten Mimika, Papua, mengikuti kegiatan Studi Tiru di Desa Purwasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Kamis (3/10). Kegiatan ini digawangi oleh Pusat Studi Pengembangan Kompetensi (PUSPEKOM) bersama Forum BUMDES Jawa Barat, dengan tujuan memperdalam pemahaman dalam pengelolaan desa, terutama di bidang pertanian, perikanan, UMKM dan pemberdayaan masyarakat.
Peserta studi tiru berasal dari beberapa desa di Mimika, termasuk Desa Kokonao dan Desa Aparuka (Mimika Barat), Desa Yapakopa (Mimika Barat Jauh), serta Desa Ayuka (Mimika Timur Jauh). Fokus dari kunjungan ini adalah untuk mempelajari peran aktif masyarakat Desa Purwasari dalam mengembangkan UMKM, seperti produksi baby fish dan merchandise kaos sablon, yang telah berhasil meningkatkan perekonomian lokal.
Trigalih, Pendamping Desa dari Kabupaten Mimika, menyampaikan rasa bangganya setelah melihat inovasi yang diterapkan di Desa Purwasari.
“Studi Tiru di Kampung Purwasari sangat luar biasa, semoga bisa kami bawa pulang. Peran aktif peserta dalam pembuatan produk UMKM baby fish dan produksi merchandise kaos sablon kami sangat tertarik, semoga kami bisa seperti Desa Purwasari,” ujarnya.
Kepala Desa Purwasari, Yusuf Mustopa, menyatakan, kemajuan desa ini berkat sinergi antara masyarakat dan pemerintah desa dalam memanfaatkan potensi lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi desa-desa di Kabupaten Mimika untuk mengembangkan sektor UMKM mereka dan memperkuat perekonomian lokal.
Selain kesan positif terhadap sektor pertanian, perikanan, dan BUMDES Purwasari, salah satu Even Camat dari Kabupaten Mimika yang turut hadir memberikan apresiasi khusus terhadap peran “Pasukan Linmas” Desa Purwasari. Keaktifan dan kekompakan Linmas dalam mengawal jalannya kegiatan, mulai dari awal hingga akhir, mendapat pujian. “Pasukan Linmas di sini sangat aktif dan kompak. Mereka memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan lancar, yang membuat kami merasa sangat nyaman,” ungkap Camat tersebut.
Tidak hanya itu, kesan ramah masyarakat Purwasari juga menjadi catatan tersendiri bagi rombongan. “Masyarakat sini sangat ramah-ramah dan kami merasa aman serta nyaman selama berada di sini. Ini memberikan nilai tambah tersendiri bagi kami,” tambahnya.
Kegiatan Studi Tiru ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi desa-desa di Kabupaten Mimika dalam mengembangkan sektor pertanian, perikanan, serta tata kelola BUMDES, sekaligus memperkuat solidaritas dan keamanan desa dengan melibatkan masyarakat dalam setiap aspek pembangunan.(ful)
