Songsonglah Masa Datang dengan Penuh Kebahagiaan

Posted by : wartajab Februari 16, 2025

 

Penulis: Pulo Lasman Simanjuntak 

Kalau kita tidak mampu menjadi beringin yang tegak di puncak bukit, jadilah saja belukar, tetapi ‎belukar baik yang tumbuh di tepi danau.

Kalau kita tidak sanggup menjadi belukar, jadilah saja rumput, tetapi rumput yang memperkuat tanggul pinggiran jalan.

Kalau kita tidak mampu menjadi jalan raya, jadilah saja jalan kecil, tetapi jalan setapak yang membawa orang ke mata air.

Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi rendahnya nilai diri kita, tetapi ‎apakah berguna bagi orang lain yang kita kerjakan?

Siapakah pendorong yang baik untuk kita?‎ Pendorong terbaik adalah diri kita sendiri. Hanya diri kita saja yang bisa mengubah siapa kita di masa sekarang dan siapa kita pada masa depan.

Peristiwa telah berlalu, ‎biarkan jadi pengalaman yang akan membuat kita lebih tabah dan matang dalam kehidupan mendatang.

Ketika kehidupan memberikan seribu masalah untuk membuat kita bersedih dan menangis, maka ‎tunjukkan pada kehidupan bahwa kita punya sejuta alasan untuk berusaha tetap tersenyum.

Tinggalah masa lalu tanpa penyesalan, tinggalkan masa lalu tanpa kesedihan. Tinggalkan masa lalu tanpa kesedihan.

Jalani masa sekarang dengan penuh keyakinan. Hadapi masa depan dengan penuh harapan. Songsonglah masa datang dengan penuh kebahagiaan. Walaupun perjalanan hidup terkadang membawa kita jatuh bangun dalam berbagai cobaan dan kesulitan yang terasa begitu berat.

Terkadang membikin dada terasa begitu sesak,‎ bumi yang terhampar begitu luas seakan menjadi sempit.

Maka jangan sampai keadaan tersebut membuat kita berputus asa. Berusahalah untuk tetap bersabar dan tegar dalam berbagai macam cobaan dan ujian, seb‎ab tangan Tuhan selalu menopang kita. 
‎‎
“Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi. (Amsal 3:12)‎

Salam Dalam Kasih
Tuhan Yesus Kristus.
Tuhan Memberkati.

 

Biodata penulis:
Pulo Lasman Simanjuntak adalah seorang rohaniawan berasal dari Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jatinegara, Jakarta Timur. Beberapa tahun sempat.memegang jabatan sebagai anggota majelis gereja, serta penatua jemaat (ketua sidang). Dan, pada tahun 2025 ini dipercayakan menjadi pelayan gereja DIAKON di GMAHK Jatinegara, Jakarta Timur. Selain itu sebagai Guru Sekolah Sabat (SS) atau Guru Injil. Di luar gereja, dikenal sebagai penyair dan pewarta.Bermukim.di Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

RELATED POSTS
FOLLOW US