
Nucke Rahma dan Beby Salsabila.
JAKARTA – Serial drama Terlanjur Indah yang tayang di MDTV, mulai Jumat (28/2) malam, mengandung pesan agar orang tua jangan berpikiran bahwa anak adalah investasi yang bisa dieksploitasi untuk kepentingan ekonomi keluarga, atau untuk memenuhi ambisi pribadi orang tua.
Terlanjur Indah yang dibintangi Anette Edoarda, Sam Taylor, Dwi Andhika, Teddy Syach dan Marchia Pohan ini skenario ditulis oleh Nucke Rahma, SH., dan Beby Salsabila, SS, Grad Dipl Kr Lang. Serial ini Jumat (28/2) kemarin dilaunching di MD Place Tower Setiabudi, Jakarta.
Serial ini menggambarkan perjuangan seorang wanita bernama Indah (Anette Edoarda) dalam menghadapi tekanan keluarga terutama dari ibu kandungnya Herlin (Marchia Pohan). Herlin menganggap Indah terlalu idealis karena menolak memanfaatkan kecantikannya untuk mendapat keuntungan.
Nucke Rahma kepada media seusai launching serial ini mengatakan, Terlanjur Indah adalah tayangan yang mengandung tuntunan karena kental dengan nuansa islami.
“Bukan hanya lewat dialog saja tapi juga action tokoh-tokohnya untuk mengerjakan syiar,” kata penulis skenario sinetron dan film layar lebar yang cukup produktif ini, di antaranya Pernikahan Dini dan Cinta di Langit Taj Mahal.
Serial ini, kata Nucke, juga sedikit di luar mainstream tentang keberadaan ibu dan hubungan ibu dan anak. Jamaknya seorang ibu baik kepada anaknya, atau memang seharusnya ibu baik ke anaknya, namun seringkali mereka berharap feedback dari anaknya.
“Konsepnya (serial Terlanjur Indah), bicara tentang logika yang tidak lazim, di mana seorang ibu biasanya baik kepada anak-anaknya, namun juga ada ibu yang karena disebabkan oleh tekanan lingkungan dan di satu sisi juga kejiwaan sehingga berpikir seorang anak itu adalah investasi,” kata penulis novel Cinta di Tanah Haram in.
“Kenapa orang tua bisa berpikiran seperti itu karena ada daya tekan dari suaminya yang membuat kekecewaan si ibu yang akhirnya menjadi sebuah eskalasi yang diluapkan kepada anak-anaknya,” ujarnya penulis serial Balada Dangdut ini.
Dalam serial ini dikisahkan Tejakusuma (diperankan Teddy Syach) awalnya pengusaha sukses dan kaya. Sejak terkena stroke usahanya bangkrut. Kehidupan keluarga yang semula secara ekonomi serba cukup menjadi kekurangan. Herlin, istri, akhirnya berperan menjadi kepala keluarga yang mencari nafkah. Herlin ingin kedua anaknya yang cantik, Indah dan Elia, bisa memanfaatkan kecantikannya untuk mencari uang dan mendapatkan jodoh orang kaya.
“Tapi secara keseluruhan kita memberi kesimpulan juga lewat tokoh kita yang namanya Indah, bagaimana seorang remaja di tengah tekanan kehidupan tapi berusaha tetap bisa sebagai anak yang hormat kepada orang tua tapi dia juga mencari rejeki sesuai dengan akidah secara halal,” kata ibu dua orang anak ini.
Menariknya, dalam serial ini ada ungkapan ustadzah dalam adegan majelis pengajian: selama ini yang umum adalah anak yang durhaka pada orang tua, tapi sebenarnya banyak juga orang tua yang durhaka pada anak-anaknya.
Menariknya, skenario Terlanjur Indah ditulis Nucke secara kolaboratif bersama putri sulungnya, Beby Salsabila, SS, Grad Dipl Kr Lang, yang saat ini sedang menempuh kuliah S2 di Sogang University di Seol Korea dengan beasiswa. Beby selama ini juga seorang influencer dan pegiat media sosial.
Keterlibatannya di dunia film bersama ibunya dimulai di Cinta di Langit Taj Mahal (ANTV), lalu lanjut Surga yang Kedua (SCTV). Tahun 2024 Beby ikut terlibat produksi layar lebar judul Do Wa Ju Se Yo (produksi Heart Picture, Jakarta), penulis skenario Nucke Rahma. Hampir 95% latar film ini di Korea Selatan.
Menurut Beby, Terlanjur Indah ceritanya luas sekali dan menarik target penonton Gen Z. “Saya kolaborasi dengan mama dan banyak memberi ide-ide yang berhubungan dengan Gen Z,” kata Beby. (bud)