Investasi yang Masuk ke Karawang Tembus Rp30,24 Triliun

Posted by : wartajab Agustus 11, 2025

Ilustrasi – Presiden RI Prabowo Subianto saat Groundbreaking Proyek Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi Konsorsium ANTAM-IBC-CBL di Kawasan Artha Industrial Hills (AIH), di Karawang, Jawa Barat, Minggu (29/6/2025). (ANTARA/Putu Indah Savitri/dok)

 

KARAWANG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Karawang, menyebutkan, realisasi investasi yang masuk ke wilayah Karawang mencapai sekitar Rp30,24 triliun sepanjang Januari hingga Juni 2025.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Basuki Rachmat di Karawang, Senin mengatakan, capaian realisasi investasi itu sesuai dengan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

Berdasarkan LPKM, selama Januari hingga Juni 2025, jumlah investasi penanaman modal dalam negeri dan penanaman modal asing yang masuk ke wilayah Karawang mencapai Rp30.241.446.809.385.

Dalam konteks wilayah Jawa Barat, pencapaian investasi tersebut berada di urutan kedua setelah Kabupaten Bekasi yang menembus angka Rp40,14 triliun.

LKPM merupakan laporan berkala yang wajib dibuat oleh pelaku usaha, baik penanaman modal dalam negeri maupun penanaman modal asing, disampaikan secara online melalui sistem OSS (Online Single Submission).

Laporan itu dibuat untuk memantau perkembangan realisasi investasi dan permasalahan yang dihadapi.

Basuki menyebutkan, realisasi investasi yang masuk ke Karawang menunjukkan peningkatan jika dilihat realisasi investasi pada periode triwulan pertama atau Januari-Maret 2025, yang baru mencapai Rp15,35 triliun.

Ia optimistis catatan realisasi investasi di Karawang akan terus bertambah hingga akhir tahun nanti.

Sementara itu, meski capaian investasi di Karawang sepanjang Januari hingga Juni 2025 mencapai Rp30,24 triliun dan berada di urutan kedua setelah Kabupaten Bekasi, namun itu tidak sebanding dengan realisasi penyerapan tenaga kerja.

Serapan tenaga kerja di Karawang dari nilai investasi tersebut hanya mencapai 12.209 orang, atau berada di bawah Kota/Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. (ant)

RELATED POSTS
FOLLOW US