
Film Teater “Bunga Semerah Darah” karya Iwan Burnani Toni akan tayang di 17 Bioskop Sam’s Studio, di berbagai daerah Kabupaten Kota, mulai Kamis, 27 Maret 2025, dengan jadwal tayang pukul 14.00, 15.30, 20.30 WIB.
17 Bioskop Sam’s Studio tersebut antara lain berada di Kota Cibadak, Sukabumi, Cianjur, Subang, dan Indramayu Jawa Barat. Selanjutnya ada di Kota Pemalang, Gombong, Pekalongan, Ungaran, Salatiga, Klaten, dan Colomadu Solo Jawa Tengah, serta di Kota Kediri, Nganjuk, Pasuruan, dan Probolinggo Jawa Timur.
“Bunga Semerah Darah” sebuah film yang ceritanya diadaptasi dari nukilan sastra karya penyair besar, WS. Rendra, yang ceritanya ditulis ulang oleh Iwan Burnani Toni. Disesuaikan dengan konteks zamannya.
Mengungkap apa dan bagaimana di balik penderitaan dan perjuangan hidup yang dialami oleh para tokoh dalam cerita ini.
Ceritanya mengandung nilai-nilai pendidikan karakter yang diharapkan dapat menjadi ibrah (pelajaran) bagi generasi milenial abad ini.
“Cerita dengan latar belakang Indonesia tahun 1950-an. Tetapi kondisi yang sama masih diperjuangkan sampai sekarang. Seperti soal kemiskinan, korupsi, premanisme, ketidak-adilan, seks bebas, narkoba, dan kasus kriminal lainnya,” ujar Iwan Burnani Toni kepada humaniora.id
Beberapa artis kenamaan berperan dalam film ini, antara lain, Tio Pakusadewo, Maudy Kusnaedy, Asrul Dahlan, Vonny Anggraeni, Widi Dwinanda, Joind Bayuwinanda, Adam Syahel, serta beberapa pemeran film lainnya, seperti Guntoro Sulung dan Eddie Karsito.
“Bunga Semerah Darah” lanjut Iwan Burnani, adalah kisah dekat dengan realitas kehidupan kota Jakarta. Dimana seorang perempuan miskin dari daerah yang mempunyai keberanian menghadapi tekanan hidup dan ketidak adilan sosial.
“Perjuangannya mempertahankan harga diri di tengah keterbatasannya tapi dia (Vonny Anggraeni) mampu mempertahankan kehormatannya walaupun dengan iming-iming yang menggoda dari pria kaya (Tio Pakusadewo),” tutur Iwan menceritakan sekelumit kisah dalam filmnya.
Tidak berhenti di situ, kesetiaan (Vonny Anggraeni) pada suami (Asrul Dahlan), dan anak semata wayangnya ikut diuji.
“Banyak fitnah berkembang. Vonny Anggraeni dituduh selingkuh dan ini membuat suaminya termakan fitnah dan pergi dari rumah tapi apa yang terjadi dia sendiri akhirnya yang berselingkuh,” cerita Iwan Burnani.
“Bunga Semerah Darah” sangat menyentuh hati. Sebuah film yang menceritakan bagaimana ketangguhan dan keberanian adalah kunci menghadapi tekanan hidup di masa Covid 19 melanda Indonesia.
“Bunga semerah darah itu tidak ada, dan dia hanya bisa tumbuh oleh air mata,” tegas Iwan Burnani memberi analogi.
Utilitas yang sesungguhnya adalah bagaimana pesan yang dikemas dalam film “Bunga Semerah Darah” ini sampai ke publik dan memberi perubahan bagi kemanusiaan; memanusiakan manusia.
Tunggu kehadirannya di 17 Bioskop Sam’s Studio di berbagai kota. Bioskop yang menghadirkan ruang hiburan bagi masyarakat.
Tidak hanya memutarkan film, tapi juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk berkumpul, berbagi cerita, dan merayakan kekayaan dan keragaman budaya Indonesia.(humaniora)