
JAKARTA – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) bekerja sama dengan Badan Ketahanan Pangan Nasional (BAPANAS) di Ciracas, Jakarta Timur, Senin (24/3) kemarin, mendapat sambutan positif dari banyak pihak.
Kegiatan ini didukung penuh oleh Bulog dan ID Food ini menghadirkan langsung pelaku usaha UMKM sayur mayur dan sembako serta berbagai macam stand UMKM binaan beberapa perusahan BUMN seperti Pupuk Indonesia Group, PT Rekayasa Industri bahkan UMKM binaan Kementerian ATR BPN turut meramaikan.
Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi dalam sambutannya menegaskan bahwa GPM harus terus dilanjutkan di seluruh Indonesia bukan hanya pada saat menjelang Idul Fitri.
“Gerakan Pangan Murah ini jangan hanya saat menjelang Idul Fitri saja, tetapi sepanjang tahun kita semua harus menjaga stabilitas harga pangan,” kata Budi Arie.
Wakil Menteri Tenaga kerja Immanuel Ebenezer Gerungan yang hadir juga menegaskan hal yang sama bahwa stabilitas harga pangan sangat penting, khususnya dalam melibatkan UMKM sebagai penyedia tenaga kerja yang mandiri dan memutus mata rantai tengkulak.
Selanjutnya Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Bidang Pangan, Bodro Pambudi Utomo, dalam sambutannya kembali menegaskan dukungannnya kepada JPKP sebagai relawan kemanusiaan yang tidak pernah surut melakukan terobosan-terobosan di segala bidang.

JPKP sejak lama selalu tampil terdepan bilamana ada pihak-pihak yang ingin merusak negara ini dengan melakukan propaganda negatif tidak berdasar bahkan hoax. Belakangan ini muncul isu “Indonesia Gelap” yang sasaran utamanya ingin menggoyang pemerintah dengan isu kegagalan, yang tujuannya menganggap pemerintahan Prabowo gagal total.
JPKP selalu tampil elegan dan tampil profesional dan realistis langsung menepis semua isus-isu tersebut dengan tindakan nyata di akar rumput dengan menyasar langsung ke Rakyat.
Maret Samuel Sueken, Ketua Umum JPKP, dalam sambutannya menyorot semua isu negatif yang tidak berdasar tersebut dan terpanggil untuk menyelenggarakan acara Gerakan Pangan Murah ini terus berkelanjutan sambil menyuarakan bahwa “Indonesia Baik-Baik Saja Bersama Prabowo Gibran.”
“Kami terpanggil untuk memastikan bahwa perekonomian khususnya perputaran uang di negara kita baik-baik saja. Saudara bisa lihat sendiri, meskipun dalam keadaan hujan deras tetapi masyarakat tetap datang berbondong-bondong membeli berbagai kebutuhan mereka menjelang Hari Raya. Jadi kata siapa bahwa daya beli masyarakat kita menurun? Kata siapa yang mengatakan perekonomian negara kita berantakan? Semua baik-baik saja,” kata Maret Samuel Sueken dalam sambutan pembukaan GPM.
“Jadi saudara jangan percaya kata provokator “Indonesia Gelap”, yang benar adalah “Indonesia Bahagia”, tambah Maret Samuel yang sontak disambut tepuk tangan hadirin.
Acara ini juga dihadiri dari berbagai unsur baik pejabat pemerintah, TNI dan Polri, rohaniawan, seniman dan masyarakat Ciracas.(*)